MEMBANGUN MIND SET DAN SINERGI BISNIS DI INDUSTRI KOLAM RENANG DAN SPA

Pesatnya pertumbuhan industri kolam renang dari waktu ke waktu membawa angin segar bagi sebagian pihak, khususnya para kontraktor kolam renang, arsitek serta landscape. Tentu saja, moment penting ini tak boleh disia-siakan, karena jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka keinginan (demand) masyarakat terhadap pembuatan kolam renang akan surut kembali. Majalah Swimming Pool IDEA menangkap moment tersebut. Pada tanggal 24 Februari 2018, tepatnya di Swiss-Belhotel, Pondok Indah Jakarta Selatan, telah digelar business gathering yang bertema “Membangun Sinergi bisnis di Industri Kolam Renang dan Spa”.

Acara ini dihadiri oleh banyak kontraktor kolam renang dari berbagai penjuru. Mulai dari kontraktor kolam yang berdomisili disekitar Jakarta Selatan sampai ada yang berasal dari Makasar dan Surabaya. “Kami cukup takjub melihat respon yang begitu besar terhadap Business Gathering Perdana yang kami selenggarakan.

kerjasama

Setidaknya ini cukup bukti bahwa pemain di industri kolam renang sangat serius menyambut moment kebangkitan tren kolam renang ini” ujar Hardi, penyelenggara acara Business Gathering Majalah Swimming Pool disela sambutan pembuka tersebut. Ia menambahkan, dari total jumlah undangan yang dipatok hanya 50 kursi saja, ternyata yang hadir tembus diangka 66 peserta lebih.

Dan ini umumnya berasal dari para kontraktor kolam renang, arsitek hingga pembaca Majalah tentang kolam renang. “Saya sangat berharap, kita semua bisa menjadi pencetus lahirnya asosiasi kontraktor kolam renang di Indonesia, sehingga pertumbuhan industri kolam renang menjadi lebih sehat dan tertib, terutama dari sisi persaingan harga” ujar Bun Sian, pemilik dari Marina Pool yang berkantor di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Bukan hanya Bun Sian, beberapa peserta business gathering itu juga mengungkapkan kerinduan yang sama. Mereka ingin ada satu wadah yang bisa menjadi payung satu atap agar pertumbuhan industri kolam renang di tanah air menjadi lebih sehat dan kondusif. Business Gathering yang bertema“ Membangun Sinergi Bisnis di Industri Kolam Renang” ini memang merupakan gerbang awal terbentuknya asosiasi kolam renang Indonesia.

Namun tentu saja, untuk sampai ketitik itu (terbentuknya asosiasi kontraktor kolam renang) diperlukan beberapa proses lagi. “Menurut hemat saya, acara seperti ini harus terus diselenggarakan, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat luas yang ingin membuat kolam renang berkualitas. Dan tentu saja berguna juga untuk para kontraktor kolam renang karena mendapat informasi produk terbaru seputar peralatan kolam renang yang ter-update dan berkualitas” ujar Novianri Daftuni, Business and Operation Director of PT. Fluidra Indonesia.

Ia menambahkan lagi bahwa peran media selain menjadi control social bagi industri kolam renang di tanah air, juga bisa menjadi fasilitator yang efektif karena fungsi media bersifat netral dan tak memihak siapapun. “Dengan terselenggaranya Business Gathering ini, maka event ini telah menjadi moment terpenting untuk memperkokoh posisi industri kolam renang di tanah air dan membawa energy baru untuk kemajuan dimasa yang akan datang” ujar Novianri Daftuni lagi dengan nada mantab.

Dari Arsitek, Event Organizer Hingga Para Distributor Peralatan Kolam Renang Business Gathering perdana  memiliki tema membangun kebersamaan. Pada fase pembuka, diisi oleh sambutan ketua panitia Business Gathering yang dibawakan oleh Hardi yang sekaligus sebagai pemimpin redaksi Majalah ternama. Adapun pesan yang disampaikan adalah mengajak para kontraktor kolam renang untuk bersatu dan bersinergi agar tercipta iklim bisnis yang sehat dan sejuk, terhindar dari perang harga yang saling menjatuhkan.

Sesi kedua diisi oleh Pentair Indonesia yang dibawakan oleh Enrico Fermi. Enrico menyampaikan pesan di acara itu tentang pentingnya sinergi dalam membangun industri yang sehat.

Tanpa kerjasama dan saling pengertian maka suatu industri bisnis akan mengalami kemunduran dan bahkan kehancuran. “Saya sangat berterimakasih kepada panitia business gathering yang sudah bersusah payah menghadirkan para kontraktor kolam renang dan pembaca majalah untuk s aling berkumpul dan belajar bersama untuk menumbuhkembangkan industri ini” ujar Enrico Fermi di sela presentasinya. Sesi ketiga diisi dengan edukasi bisnis yang dibawakan oleh Coach Rommy Susanto, seorang pelatih bisnis dan juga konsultan bisnis yang memiliki begitu banyak klien sukses.

Coach Rommy Susanto menekankan pentingnya belajar dan jangan terjebak dengan rutinitas mencari projek saja. Karena menurutnya, jika seorang pengusaha hanya fokus pada rutinitas bisnis maka ia akan terjebak dalam bisnisnya sendiri dan tak akan pernah mencicipi nikmatnya bisnis auto pilot (bisnis yang bisa berjalan tanpa keterlibatan anda sebagai pemilik bisnis).

Sesi selanjutnya diisi oleh Muzia Evalisa, Ketua Dua Ikatan Arsitek Landscape Indonesia (IALI). Pada sesi ini, Muzia mengajak semua elemen di industri kolam renang untuk bersatu dan bersinergi bersama. “Tanpa kebersamaan maka industri landscape dan kolam renang tak akan optimal bertumbuh. Padahal, hubungan antara keduanya saling menguntungkan, kolam renang tanpa taman akan kurang keindahannya, sementara taman tanpa kolam renang juga akan kehilangan fungsi kesehatannya.

Jadi kalau dipadu akan sempurna sifatnya” papar Muzia Evalisa. Sesi ketiga dibawakan oleh Nita Iskandar dari promosalon Piscine Global Euro. Di sesi ini, Nita ingin menjelaskan perkembangan industri kolam renang dan spa di daratan Amerika dan Eropa.

“Industri kolam renang di kawasan Amerika dan Eropa sangat maju dan berkembang. Terkait dengan itu, kami akan menyelenggarakan kembali Piscine Global Euro pada bulan November 2018 di Lyon Perancis dan akan mengundang anda semua untuk hadir disana” ujar NitaIskandar selaku perwakilan Piscine Global Euro, penyelenggara Expo Pameran Kolam Renang terbesar di dunia ini. Nita menekankan pentingnya para kontraktor kolam renang untuk mengikuti perkembangan industri kolam renang skala global dengan cara hadir di acaraexpo tersebut.

Dan tentu saja manfaatnya sangat banyak. Diakhir sesi diisi dengan produk Fluidra yang diwakilkan oleh Novianri Daftuni, sebagai Business and Operation Director of PT. Fluidra Indonesia. Pada kesempatan itu, Novianri tak terlalu mengekspose produk Fluidra, lebih kearah menceritakan tentang projek Kolam renang SEA GAMES Gelora Bung Karno yang ia kerjakan. Inti dari business gathering pada tanggal 24 Februari 2018 adalah betapa pentingnya para kontraktor kolam renang untuk memiliki suatu kegiatan yang bersifat produktif.

Kebutuhan kolam renang tidak hanya terbatas pada pasokan air saja, kolam renang juga memerlukan pasokan listrik yang berguna sebagai penerangan pada waktu malam hari. Dengan mengandalkan genset dari tempat jual genset silent bali, penerangan pada kolam renang pasti terjamin karena pasokan listrik terus tersedia.